Paket Umroh Flight By Saudi Airlines

28 Juli 2016

Ternyata! Jawaban Kota Mekkah Dinamakan Tanah Suci
febri yanto12.46 0 komentar

Kota Mekkah Disucikan Oleh Allah SWT


Umat Islam pasti sudah familiar dengan Tanah Suci Mekkah, sebuah kota yang bukan hanya disucikan oleh manusia, tetapi oleh Allah SWT. Allah telah menjadikan Mekkah sebagai tanah haram sejak penciptaan langit dan bumi. Disebut haram karena di wilayah tersebut berlaku berbagai ketentuan yang diharamkan.

Ternyata! Jawaban Kota Mekkah Disebut Tanah Suci

Allah SWT juga menjuluki kota ini sebagai Ummul Qura atau Ibu dari kota-kota lainnya. Allah SWT bahkan bersumpah atas nama Mekkah yang menjadi bukti bahwa Allah telah mengagungkannya dengan bersumpah atasnya.  Lalu kenapa dan apa yang membuat Kota Mekkah sebegitu sucinya?


Makkah al-Mukarramah memiliki luas 550 km persegi dengan panjangnya 127 km. Batas ini sudah ditentukan sejak turunnya perintah dari Malaikat Jibril kepada Nabi Ibrahim AS tentang penentuan wilayah itu.

Kota Mekah akan terus berkembang namun Tanah Haram tidak ikut berkembang karena batasnya telah ditetapkan. Batas-batas Tanah Haram tersebut adalah Masjid Tan'im, daerah Ji'ranah, Al-Hudaibiyyah, Nakhlah, Adlat Laban, dan Ahl al-Haram.

Setelah batas-batas yang ditelah ditetapkan, Allah lantas lantas memerlihatkan keutamaan dan keistimewaan yang tidak diperoleh di wilayah lainnya. Sejak awal diciptakan, kota ini memang disiapkan untuk berbagai peninggalan suci yang ada di dalamnya. Sehingga kesucian apa yang telah diberikan, akan tetap terjaga hingga hari kiamat. 

Beberapa Alasan Kota Mekkah Sering Disebut Dengan Tanah Suci :

1. Ada Baitullah yang Menjadi Kiblat Umat Islam
Di kota ini berdiri bangunan pertama di dunia yang dibangun sebagai tempat untuk menyembah Allah SWT. Ka’bah merupakan rumah Allah (baitullah) yang pertama kali didirikan dimuka bumi. Sehingga harus terjaga kesuciannya dari hal-hal yang diharamkan dilakukan di tanah ini. 

Pembangunan Ka'bah telah dilakukan sejak zaman Nabi Adam AS. Ada pula sumber yang menyebutkan, Ka'bah telah dibangun semenjak 2000 tahun sebelum Nabi Adam diturunkan. Allah Ta’ala berfirman dalam Quran Surat Ali - Imran: 96

"Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) manusia ialah baitullah di Bakkah (Mekkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia,"

Ka’bah yang berada di Masjidil Haram merupakan tempat ibadah yang memang harus suci dan harus jauh dari hal-hal terlarang. Itulah mengapa Allah mempersiapkan tanah yang suci yang bisa menjaga kesucian tempat ibadah yang menjadi rumahnya. Wallahualam

2. Tempat Lahirnya Nabi Terakhir
Kota Mekkah dipersiapkan oleh Allah  SWT untuk menjadi saksi lahirnya manusia terbaik dari seluruh manusia di alam semesta yakni Nabi Muhammad SAW. Sang Nabi menjalani aktivitasnya di Kota ini dan diangkat menjadi Nabi dan rasul pada usia 40 tahun. 

Kota ini juga menjadi saksi tentang pengangkatannya menjadi Nabi dan Rasul saat di datangi oleh Malaikat Jibril di Gua Hira yang terletak di  yang terletak beberapa kilometer di utara Mekkah. Sungguh peristiwa-peristiwa suci ini hanya terjadi di kota yang suci pula. 

Pada awal kenabiannya Nabi Muhammad menyampaikan dakwahnya di Kota Mekkah selama 13 tahun. Karena kesuciannya, Nabi Muhammad pun begitu mencintai Kota Mekkah dan tidak ingin meninggalkannya. 
Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata, bahwa Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam berkata untuk Makkah: “sungguh engkau adalah sebaik-baik negeri dan paling aku cintai, seandainya kaumku tidak mengusirku, niscaya aku tidak akan tinggal di tempat selainmu”.

3. Ada Masjidil Haram yang Keutamaannya 100 Ribu Kali Lipat Dibanding Masjid Lain
Masjidil Haram adalah bangunan Masjid yang mengelilingi Ka’bah. Bangunan ini merupakan tempat ibadah pertama pertama yang diletakkan bagi manusia. Banyak hadist Nabi yang menyatakan tentang keutamaan Masjid ini. Salah satunya mengatakan bahwa satu kali salat di Masjidil Haram, keutamaannya seperti 100 ribu kali lipat salat di masjid lain. 

Ummi Darda’ RA mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Satu kali shalat di Masjidil Haram lebih utama daripada seratus ribu kali shalat di masjid yang lain, dan satu kali shalat di Baitul Maqdis lebih utama daripada seribu kali shalat di tempat lain.” (Al-Fakihy: 11/91).

Banyak dari kalangan ulama yang menguatkan pendapat bahwa pelipatgandaan pahala shalat di masjidil haram meliputi semua tanah haram. Diantara yang mengatakan ini adalah seorang tabi’in dari Makkah yaitu Atha bin Abi Rabah, beliau adalah imamnya ahli Makkah di masanya. Telah bertanya kepadanya Rabi’ bin Shubaih, ia berkata: “wahai abu Muhammad, keutamaan yang disebutkan itu apakah untuk masjidil haram saja atau semua tanah haram?”. Maka, Atha bin Abi Rabah menjawab: “semua tanah haram, karena sesungguhnya tanah haram itu semuanya masjid”.

4. Tempat Menunaikan dan Menyempurnakan Rukun Islam
Di Kota Mekkah-lah keislaman seseorang akan sempurna dan lengkap. Kota ini menjadi tempat untuk umat Islam menyempurnakan rukun agama yang kelima yakni menunaikan ibadah haji. Semua Islam yang taat dan mampun dari berbagai golongan sangat memimpikan bisa berkunjung ke kota suci ini.  Mekkah menjadi jantung kegiatan ibadah haji. Sebagai kota yang didatangi umat dari berbagai penjuru dunia, tentu saja Allah mempersiapkan para tamunya di tempat yang suci..

5. Mekkah Terletak di Tengah-Tengah Bumi/Pusat Bumi
Jika hal diata di kaji secara padangan Islam, maka tidak adil jika keistimewaan Kota Mekkah tidak dikaji secara ilmiah. Berdasarkan penelitian, ternyaya Kota Mekkah adalah pusat bumi. Para ahli fiqh mendapati fakta bahwa ada satu hari dalam setahun di Mekkah dimana tidak ada sesuatu pun yang berbayang ditengah hari. Ini menunjukan bahwa matahari tepat berada diatas langit Mekkah (membuat sudut vertikal 90°). 

Untuk menyikapi fenomena yang lahir dari berbagai hasil penelitian, diadakan Konferensi Ilmiah bertajuk “Makkah Sebagai Pusat Bumi, antara Teori dan Praktek”. Konferensi yang diselenggarakan di ibukota Qatar, Dhoha pada tahun 2009 itu menyimpulkan tentang acuan waktu Islam berdasarkan kajian ilmiah yakni Makkah. Konferensi juga menyeru pada umat Islam agar mengganti acuan waktu dunia yang selama ini merujuk pada Greenwich (GMT). 

Keutamaan Kota Mekah

1. Kota ini menjanjikan ketentraman bagi siapa pun penghuninya. Tanah haram memang dijanjikan Allah sebagai tempat di muka bumi yang penuh dengan rasa aman. Tidak hanya untuk manusia, bahkan hewan dan tumbuhan juga merasakan kententraman tersebut. Seperti dalam qalam Allah berikut ini: 

“Barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia” (QS. Ali Imran: 97)

2. Allah juga menjanjikan Rizki yang begitu berlipat ganda ketika tinggal di tanah haram. Ini adalah salah satu doa Nabi Ibrahim AS yang di kabulkan oleh Allah SWT. Inilah doa yang dipanjatkan Nabi Ibrahim. 

“Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezkilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.” (QS. Ibrahim: 37).

3. Kota ini juga dijaga Malaikat sehingga terhindar dari fitnah Dajjal yang akan keluar di akhir zaman. Dalam hadits Fathimah bin Qois radhiyallahu ‘anha disebutkan bahwa Dajjal mengatakan

“Aku akan keluar dan menelusuri muka bumi. Tidaklah aku membiarkan suatu daerah kecuali pasti aku singgahi dalam masa empat puluh malam selain Makkah dan Thoybah (Madinah Nabawiyyah). Kedua kota tersebut diharamkan bagiku. Tatkala aku ingin memasuki salah satu dari dua kota tersebut, malaikat menemuiku dan menghadangku dengan pedangnya yang mengkilap. Dan di setiap jalan bukit ada malaikat yang menjaganya.” (HR. Muslim no. 2942)

Kota Suci Makkah memang selalu dekat di hati orang-orang yang beriman, sehingga selalu saja hati mereka cenderung kepadanya. Walaupun telah berulang-ulang berkunjung, hati selalu saja lekat dan merasa terpanggil untuk kembali ke sana. Seperti kata Nabi Muhammad SAW, kota suci tak menjamin orang orasngnya suci. Jadi jika ada hal hal yang menodai kesucian, bukan karena Makkah yang tak lagi suci tetapi karena orang yang didalamnya tidak otomatis menjadi suci.

Waalahu Alam Bisowab

Tempat Favorit Para Jamaah Umroh di Tanah Suci
febri yanto12.27 0 komentar

Rawdah Taman Surga Yang Ada Di Dunia - Kota Madinah


Tempat paling favorit yang diperebutkan oleh para peziarah untuk salat di Masjid Nabawi adalah Al-Rawdah taman surga. Selain karena bernilai lebih baik dari 1000 salat di masjid lainnya, salat di tempat itu seperti salat di taman surga. Telah disebutkan dalam hadits dari Abu Hurairah bahwa Nabi –shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda  : “Tempat antara mimbarku dan rumahku adalah satu taman dari taman-taman surga. Dan mimbarku berada di atas telagaku.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Sebagai konsekuensi dari perluasan masjid, rumah Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- yang juga sebagai kuburan beliau dan kedua sahabat mulia, Abu Bakar as-Shiddiq dan Umar ibn al-Khatthab -radhiyallahu anhuma- masuk di dalam Masjid Nabawi. Saat ini ruang yang disebut sebagai Al-Rawdah ditandai dengan karpet bercorak dengan warna dominan hijau, sedangkan karpet di ruangan selainnya dengan warna dominan merah.

Batas bagian depan Al-Rawdah adalah mihrab Nabi, batas sebelah kanan adalah mimbar Nabi. Adapun batas sebelah kiri adalah dinding ruang kubur Nabi dan kedua sahabat beliau. Antara batas kanan dengan kiri adalah 5 tiang masjid dan antara batas depan dengan batas belakang adalah 5 tiang.

Apa yang telah dilakukan oleh sahabat yang mulia, Abdullah ibn Umar -radhiyallahu anhuma- ketika mendatangi Masjid Nabawi adalah melakukan salat tahiyatul masjid dua rakaat di Al-Rawdah kemudian pergi ke kuburan Nabi dan dua sahabat beliau lalu mengucapkan salam kepada mereka, setelah itu pergi tanpa berdiri lama di situ.

Sebagai tempat favorit, tak sedikit korban dari perjuangan para peziarah yang berebut Al-Rawdah. Maka dari itu dibuatlah tirai dan jadwal kunjungan bagi jamaah perempuan sebagai solusi terhadap ikhtilat, yaitu pada waktu duha dan setelah salat isya. Sedangkan bagi jamaah laki-laki diberlakukan sistem buka tutup tirai sejak selesai salat fajar dengan rentang waktu antara 30 – 60 menit antar bukaan. Adapun di waktu lewat tengah malam hingga masuk waktu salat fajar, sepenuhnya dibuka bagi jamaah laki-laki.

Ketika mendapati Al-Rawdah, para jamaah memanfaatkan kesempatan langka itu dengan memperbanyak rakaat salat dan memperlama zikir. Ada juga yang memperpanjang doa di sana dengan anggapan sebagai tempat yang mustajab atau terkabulnya doa. Namun, alih-alih menghadap kiblat ketika berdoa, celakanya tak sedikit jamaah yang malah berdoa menghadap ke kubur Nabi. Bahkan ada yang memanggil-manggil nama beliau, tentu saja amalan ini tidak dibenarkan.

Mau Berangkat Umroh! Ketahuilah 10 Hal Penting Sebelum Pergi Umroh
febri yanto12.15 0 komentar

Pelajari Hal-Hal Penting Sebelum Pergi Umroh Dari Teman, Kerabat Atau Buku


10 hal yang harus dipahami sebelum pergi umroh

Ibadah Umroh sering terdengar dan tidak asing lagi bagi kebanyakan umat islam.  Ibadah ini familiar sekali disebut dengan Haji kecil. Banyak hadits yang menerangkan tentang keutamaan umroh apalagi umroh ketika Ramadhan. Sebenarnya banyak hal yang mesti diperhatikan sebelum menuju Baitullah. Akan tetapi, kami ringkas menjadi 10 hal yang harus dipahami sebelum pergi umroh oleh para calon jamaah umroh. Tentunya dengan niat baik agar perjalanan ibadah umroh di tanah suci berjalan dengan lancar dan Mabrur di terima oleh Sang Ilahi Rabb. 

Berikut ini 10 hal penting yang harus anda perhatikan sebelum menunaikan ibadah umroh:

1. Pelajari Hal-hal mengenai Umroh

Misalnya mempelajari tentang Mekkah dan Madinah, mempelajari tentang Rukun dan Syarat Umrah. Banyak sekali buku yang haji dan umroh. Hal ini mungkin agak sedikit dibantu dengan kegiatan manasik yang diselenggarakan oleh Biro perjalanan umroh anda termasuk di Rabbani Tour. Perhatikan juga untuk membuat salinan paspor dan dokumen penting dan email untuk diri Anda sendiri dan keluarga Anda sehingga Anda memiliki salinan jika ada sesuatu yang tidak diinginkan.


2. Dengan Siapa Anda berangkat Umroh?

Jika Anda berangkat umroh dengan orang lain, maka pastikan mereka adalah orang-orang yang baik. Apakah teman Anda itu akan mendorong Anda untuk berdoa Tahajjud di Haram dan melakukan tawaf tambahan atau mereka akan malah mendorong Anda untuk belanja dan banyak makan sehingga Anda mengalami kesulitan bangun untuk Tahajud?


3. Mengerti dan Memahami Aturan Ihram

Ada aturan sederhana bahwa orang dapat melanggar tanpa berpikir. Misalnya, tahu bahwa Anda tidak dapat menggunakan sabun wangi ketika di ihram, jadi cobalah untuk memakai sabun diberi wewangian sebelum Anda pergi. Aturan lain adalah bahwa Anda tidak dapat menutupi kepala Anda dengan ihram Anda (untuk pria). Jadi bahkan ketika suasana terik pun, jangan menutup kepala dengan  handuk untuk melindungi diri sendiri. Jika Anda punya waktu dan kesempatan, silakan simak kuliah Syaikh Yasir Qadhi berjudul, Fiqh Haji dan Saran Praktis untuk Haji, yang memiliki beberapa tips yang baik ketika datang ke ihram.


4. Kebersihan

Pada akhir Umrah, adalah kebiasaan untuk pria dan wanita untuk memotong rambut mereka. Untuk pria, jangan hanya memotong sedikit rambut Anda. Sebaliknya, kami sarankan untuk memotong rambut Anda secara merata, bahkan jika Anda tidak ingin mencukurnya. Jika Anda memutuskan untuk mencukurnya (disarankan), maka pastikan tukang cukur yang Anda kunjungi menggunakan pisau sekali pakai. Pemerintah Saudi memberlakukan aturan tersebut dan sebagian besar tukang cukur mengikuti aturan ini, tetapi hanya harus ekstra hati-hati dalam memilih tukang cukur. Anda tentu tidak akan ingin beberapa penyakit yang ditularkan melalui darah seperti Hepatitis C akan ditransfer ke Anda dari darah kering dari pelanggan sebelum Anda. Bagi wanita, jangan biarkan diri Anda dan memotong rambut Anda di Ka’bah. Tunggu sampai Anda kembali ke hotel sehingga Anda dapat melepas jilbab dan memotong rambut Anda. Jangan mengorbankan kerendahan hati Anda karena Anda sedang terburu-buru untuk menyelesaikan Umrah Anda .


5. Lindungi kulit Anda Dengan Pelembab/Vaseline

Saran ini ditujukan khusus untuk pria. Karena para jamaah pria suka atau malas menggunakan pelembap. Ketika Anda berada dalam keadaan ihram, Anda tidak mengenakan apapun. Kaki Anda akan panas dan kering. Maka dari itu pelembab solusi agar kaki anda lembab dan tidak terbakar atau luka.


6. Mengunjungi Rawdah di Malam Hari (Pria)

Waktu terbaik untuk mengunjungi Rawdah di Madinah adalah pada waktu malam. The Rawdah adalah tempat berdoa mustajab yang terdapat di Masjid Nabawi di kota Madinah. Berlantai dengan karpet berwarna hijau. Banyak orang memiliki tujuan mencoba untuk berdoa di Rawdah sementara di Madinah dan fluks begitu besar orang yang berlomba-lomba untuk daerah yang sangat kecil . Setelah berbicara dengan orang-orang yang tinggal di Madinah , waktu terbaik untuk mencoba untuk mengunjungi Rawdah ( untuk pria ) adalah pada malam hari. Jika Anda menunggu beberapa jam setelah isha atau beberapa jam sebelum fajar, terburu-buru di Rawdah kurang dan jauh lebih mudah untuk berdoa dan memiliki beberapa waktu untuk refleksi damai di Rawdah tanpa keramaian dan hiruk pikuk yang mungkin hadir pada waktu lain .


7. Kunjungi situs di Madinah

Waktu terbaik untuk mengunjungi situs menurut pendapat saya adalah di waktu pagi kira-kira antara matahari terbit dan doa Dhuhur . Anda dapat mengunjungi tempat-tempat seperti lokasi perang Uhud serta masjid Quba , yang merupakan masjid pertama yang dibangun oleh Nabi Muḥammad sallallahu ‘ alaihi wa sallam. Jangan lupa untuk berdoa 2 rakaat di masjid Quba dan menuai pahala Umrah sementara Anda berada di sana , insya Allah !


8. Hubungi Keluarga Anda

Jika Anda memiliki smartphone, Anda dapat men-download aplikasi seperti Skype, Viber, atau MagicJack yang membuatnya lebih mudah untuk menelepon ke rumah secara gratis melalui WiFi , yang tersedia di beberapa lobi hotel. Dengan cara ini anda tidak akan dikenakan biaya roaming yang lumayan mahal.


9. Silaturahmi Baik Dari Domestik Maupun Mancanegara

Tanyakan kepada mereka dari mana mereka berasal. Ada orang-orang dari seluruh dunia. Mekah dan Madinah adalah tempat berkumpulnya orang-orang dari seluruh dunia . Pernahkah Anda bertemu orang-orang dari Azerbaijan atau Mauritius? Anda akan merasakan indahnya persaudaraan/ persaudaraan iman kita menakjubkan.


10. Ber-Do’a

Sederhana untuk mengatakan, tetapi sangat penting untuk dilakukan. Ber-Do’a ‘ untuk diri sendiri , untuk orang lain , untuk seluruh umat . Anda diberkati dengan berada di tempat yang spiritual. Ambil banyak keuntungan dengan berdoa untuk siapapun.

Sumber: (Diterjemahkan dari : http://muslimmatters.org/2014/03/19/ten-pieces-of-advice-before-you-leave-for-umrah/)

27 Juli 2016

PROMO DESEMBER!! Biaya Paket Umroh Special Akhir Tahun 2016
febri yanto12.03 0 komentar

Biaya Paket Umroh Desember 2016 - Travel Alhijaz Indowisata Jakarta Timur

Muhasabah diri bisa dilakukan baik di Tanah Suci dengan mengambil Paket Umroh Desember 2016 atau di rumah. Apa hal terbaik dan terburuk di tahun 2016 ini? Bagaimana meningkatkan dan mempertahankan yang baik dan memperbaiki yang masih kurang?

Biaya Paket Umroh Desember 2016 - Travel Alhijaz Indowisata Jakarta Timur

22 Juli 2016

Peristiwa-Peristiwa Penting di bulan Safar
febri yanto08.13 0 komentar

Peristiwa-Peristiwa Penting di bulan Safar



Bulan Safar, yaitu bulan kedua setelah Muharam dalam kalendar Islam (Hijriyah) yang berdasarkan tahun Qamariyah (perkiraan bulan mengelilingi bumi). Safar artinya kosong atau nol. Dinamakan Safar karena dalam bulan ini orang-orang Arab dulu sering meninggalkan rumah untuk menyerang musuh.

Telah menjadi kepercayaan keliru oleh sebagian umat bahwa Safar adalah bulan sial atau bulan bencana. Padahal, mitos Safar bulan sial ini sebenarnya sudah dibantah oleh Rasulullah Muhammad saw yang menyatakan bahwa bulan Safar bukanlah bulan sial.

Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah Saw bersabda, “Tidak ada penyakit menular (yang berlaku tanpa izin Allah), tidak ada buruk sangka pada sesuatu kejadian, tidak ada malang pada burung hantu, dan tidak ada bala (bencana) pada bulan Safar (seperti yang dipercayai).”

Rasulullah Saw juga bersabda: “Tidak ada wabah dan tidak ada keburukan binatang terbang dan tiada kesialan bulan Safar dan larilah (jauhkan diri) daripada penyakit kusta sebagaimana kamu melarikan diri dari seekor singa” (HR. Bukhari)

Dalam sejarah Islam, ada beberapa peristiwa-peristiwa penting di bulan Safar yang berkaitan dengan perkembangan Islam dari zaman Rasulullah hingga kejayaan dan keruntuhunnya.

11 peristiwa penting di bulan Safar Sebagai berikut:

1. Pernikahan Rasulullah saw dengan Khadijah binti Khuwailid

Menurut beberapa sumber Rasulullah saw menikahi khadijah rha pada bulan Shafar. Menurut Sirah Nabawiyah yang ditulis oleh Syeikh Shafiyyurrahman Al Mubarakfuri Rasulullah muda menikahi khadijah atas prakarsa Nafisah binti Munabbih. Mahar yang diberikan Rasulullah saw berupa unta 20 ekor dengan jarak usia lebih tua khadijah 15 tahun.

2. Peristiwa Perang Al-Abwa

Dalam Zaadul Maad Peristiwa ini terjadi pada bulan Shafar tahun ke 12 Hijrah. Perang Al Abwa disebut pula dengan Perang Waddaan. Pembawa panji perang saat itu Hamzah bin Abdul Muthalib. Ketika itu panji yang dibawa berwarna putih. Kepemimpinan kota Madinah sementara waktu diserahkan kepada Saad bin Ubadah. Perang ini Dilakukan khusus untuk menyergap kafilah Quraisy namun tidak membuahkan hasil.

Pada peristiwa ini Nabi berpesan kepada Makhsyi bin Amr adh-Dhamari, yang merupakan pemimpin Bani Dhamrah kala itu, untuk tidak saling berperang dan tidak membantu lawan. Perjanjian dibuat tertulis. Itu berlangsung selama lima belas malam.

3. Tragedi Ar Raji’

Pada tahun 3 H bulan Shafar datanglah kepada Nabi saw kaum dari Bani ‘Adhal dan al-Qaaroh dan menyatakan bahwa mereka masuk Islam. Dalam Zaadul Maad dikisahkan Kedua kabilah itu meminta dikirim orang-orang yang dapat mengajarkan mereka tentang Islam dan membacakan kepada mereka al-Quran. Nabi saw mengutus kepada mereka enam orang. -Ibnu Ishaq dan al-Bukhari menyebutkan: sepuluh orang.- yang dipimpin oleh Mursyid bin Abi Mursyid al-Ghanawi, yang salah satunya Khabib bin Adi. Namun, ketika rombongan sampai pada suatu tempat bernama Ar Raji’ dua kabilah tersebut berkhianat. Para utusan Islam dibantai dengan dibantu oleh kabilah Hudzail dan menawan Khabib bin Adi dan Zaid bin ad-Datsiah. Kemudian keduanya dijual di Mekkah. Mereka berdualah yang nantinya membunuh tetua kabilah Hudzail pada perang Badar.

4. Tragedi Bi’ir Ma’unah

Peristiwa Bi’ir Ma’unah terjadi pada bulan Shafar tahun 4 H selang beberapa saat setelah tragedi Ar Raji’. Diceritakan dalam Hayat Muhammad karya M Husain Haikal pada waktu itu Rasulullah saw menawarkan keIslaman kepada Abu Bara’ Amr bin Malik. Namun Abu Bara’menolak dengan halus. Kemudian ia menawarkan kepada Rasulullah saw agar mengutus sahabatnya ke Najd untuk mengajak kaum Najd memeluk Islam. Atas jaminan dari Abu Bara’ Rasulullah saw kemudian mengutus Al Mundhir bin Amr dari Bani Sa’idah beserta 40 sahabat pilihan menuju Najd.

Ketika sampai di Bi’ir Ma’unah Para utusan berhenti dan mengutus Haram bin Milhan membawa dari Rasulullah kepada Amir bin Thufail. Namun surat itu tidak dibaca Amr, bahkan Amr membunuh Haram bin Milhan. Kemudian Amir bin Thufail meminta bantuan kabilah Bani Amir yang akhirnya ditolaknya karena ada jaminan perlindungan (suaka) dari Abu Bara’. Amir Bin Thufail kemudian mengajak kabilah Bani Sulaim dan mendapat sambutan. Pecahlah pertempuran antara Amir dan sekutunya dengan utusan Rasululah, akhirnya semua utusan terbunuh kecuali Ka’ab bin Zaid bin an-Najjar walaupun terluka dan bergelimpangan bersama jasad-jasad lain. Dia hidup hingga gugur pada peristiwa perang Khandak.

Pada pertempuran ini terbunuh pula ketua utusan Mundzir bin Uqbah bin Aamir sedangkan Amr bin Amiah adh-Dhamari ditawan. Ketika tahu bahwa Amr dari kabilah Mudhar, Aamir memotong rambut dahinya (jambulnya) dan membebaskannya dengan jaminan yang ada pada Amiah.

Amr bin Amiahpun kembali ke Madinah. Ketika sampai di Qorqorah di Sodr Qonaah (nama tempat) dia berteduh di sebuah pohon. Pada saat yang sama datanglah dua orang dari Bani Kilaab turut berteduh bersamanya. Manakala kedua orang dari bani Kilaab tertidur, Amr membunuh keduanya. Amr merasa sedikit telah membalaskan apa yang telah dilakukan terhadap para sahabatnya. Tetapi ayalnya, ternyata kedua orang yang dibunuh itu telah memiliki perjanjian dengan Rasulullah saw, dan dia tidak menyadarinya. Ketika sampai di Madinah Amr mengabarkan apa yang terjadi kepada Rasulullah saw dan apa yang dia lakukan terhadap dua orang dari Bani Kilaab.

(Mendengar itu) Nabi pun bekata,

لَقَدْ قَتَلْت قَتِيلَيْنِ لَأُودِيَنَّهُمَا

“Sungguh engkau telah membunuh dua orang yang harus aku bayar diah (denda) pembunuhan keduanya”.

5. Kemengan Perang Khaibar

Menurut Ibnu Qayim Al Jauziyah dalam Zaadul Maad Sesungguhnya keluarnya Rasulullah r ke Khaibar adalah di akhir bulan Muharram, bukan permulaannya. Fath (kemenangannya) adalah di bulan Shafar.

Perang Khaibar merupakan peperangan kaum muslimin dengan Yahudi di Khaibar karena bersekutu denga Raja Hiraklius. Kaum Muslimin menaklukkan sebuag benteng yang berlapis dengan membutuhkan waktu berhari-hari untuk mengepung dan menembus masuk ke bentng tersebut.

6. Peristiwa Pengepungan di Khats’am

Peristiwan ini jatuh pada bulan Shafar tahun 9 H. Ibnu Mas’ud berkata, “Mereka menceritakan:
Rasulullah saw mengutus Qutbah bin Aamir dengan dua puluh orang ke distrik dari wilayah Khast’am pinggiran Tabbaalah. Nabi memerintahkannya untuk mengepung tempat itu. Merekapun keluar dengan berbekal sepuluh onta. Mereka manawan seorang lelaki dan menginterogasinya. Tetapi bahasa orang itu tidak dapat dimengerti dan dia berteriak-teriak. Karena membahayakan merekapun memenggal lehernya. Ketika penduduk al-Hadiroh telah tertidur lelap, pengepunganpun dilakukan, sehingga terjadilah pertempuran yang sengit, banyak yang terluka dari kedua belah pihak. Qutbah bin Aamir memerangi siapa saja yang melawan. Ternak, wanita dan apapun yang bisa dibawa digiring ke Madinah. Dikisahkan bahwa lawan berkumpul untuk menyusul dan mengikuti jejak mereka, tetapi Allah swt mengirim banjir bandang yang mencegat mereka untuk bisa sampai kepada para sahabat dan apa yang mereka bawa. Kaum itu hanya bisa menatap hingga rombongan menghilang dari pandangan mereka, tidak dapat menyeberang (Zaadul Maad).

7. Masuk Islamnya Bani Udzrah

Bani Udzrah adalah salah satu bani yang mempunyai garis keturunan sampai kepada Qushai salah satu kakek Rasulullah saw. Pada waktu itu datang kepada Rasulullah utusan dari Udzroh pada bulan Shafar, tahun kesembilan sebanyak dua belas orang. Di antaranya Jumroh bin an-Nu’maan. Mereka menyatakan diri memeluk Islam. Rasulullah saw kemudian menceritakan kepada mereka akan datangnya kemenangan atas Syam dan diperanginya Hiraklius hingga akhir imperiumnya.

8. Pengangkatan Usamah Bin Zaid

Pada bulan safar Rasulullah mempersiapkan kaum muslimin untuk berperang. Pasukan kaum muslimin yang berjumlah 3000 ribu dan didalamnya terdapat banyak sahabat. Rasulullah memerintahkan untuk berangkat ke tanah al-Balqa yang berada di Syam, persisnya tempat gugur (syahidnya) Zaid bin Haritsah. Keesokan hari, 29 Safar tahun 11 H atau 24 Mei 632 Rasululllah memanggil Usamah bin Zaid supaya menghadap beliau. Setelah Usamah menghadap, Nabi mengangkatnya menjadi panglima perang untuk memimpin pasukan yang akan diberangkatkan itu.

Nabi bersabda, “Pergilah kamu ke tempat terbunuhnya bapakmu, injaklah mereka dengan kuda. Aku menyerahkan pimpinan ini kepadamu, maka perangilah penduduk Ubna pada pagi hari dan bakarlah (hancur binasakanlah) mereka. Cepatlah kamu berangkat, sebelum berita ini terdengar oleh mereka. Jika Allah memberi kemenangan kepadamu atas mereka, janganlah kamu berlama-lama bersama mereka. Bawalah bersamamu petunjuk-petunjuk jalan dan dahulukanlah mata-matamu.”

Usamah Bin Zaid adalah sahabat Rasulullah saw yang masih belia usianya. Dikatakan belia karena usia Usamah ketika diangkat menjadi panglima perang belum mencapai 20 tahun. Usamah diangkat menjadi panglima perang sudah dalam kondisi menikah dan siap perang.

9. Penaklukan Persia

Peristiwa ini terjadi pada masa kekhalifahan Umar bin Khatab pada tanggal 14 Safar 16 H atau 17 Maret 637 M. Kaum muslimin dibawah pimpinan Saad bin Abi Waqash memperoleh kemenangan atas Persia. Sebelumnya kaum muslimin berperang hebat di qadisiyah (masuk negara Irak) serta menduduki istananya. Saad Bin waqash sebelumnya sempat mengalami luka pedang cukup parah akibat pertempuran. Namun pertempuran berhasil dimenangkan kaum muslimin.

10. Jatuhnya kota Baghdad ke tangan Hulakhu Khan

Kota Baghdad yang pada masa itu menjadi pusat pemerintahan Daulah Bani Abasiyah sungguh kehilangan daya. Pada tanggal 9 safar tahun 565 H/ 14 februari 1258 M, tentara Mongol yang berkekuatan sekitar 200.000 orang tiba di salah satu pintu Baghdad. Khalifah Al-Mu’tashim, penguasa terakhir Bani Abbasiyah di Baghdad betul-betul tidak berdaya dan tidak mampu membendung tentara Hulughu Khan.Tentara tar tar ini membantai serta menghancurkan seluruh isi kota Baghdad termasuk produk Ilmu pengetahuan. Jatuhnya kota Baghdad yang menandakan runtuhnya Daulah Bani Umayah disebabkan oleh pengkhiantan yang dilakukan oleh al-wazir Umayyiduddien Muhammad bin al-Alqami ar-tafidhi seorang Syiah Rafidhah.

11. Meninggalnya Pembebas Jerusalem Shalahuddin Al Ayyubi

Pada tanggal 27 Safar 859 atau 15 Februari 1455 Sholahuddin menghembuskan nafas terakhir di damaskus. Para pengurus jenazah terkaget-kaget karena Sholahuddin tidak memiliki harta. Ia hanya memiliki kain kafan dan uang senilai 66 dirham nasirian (mata uang suriah pada waktu itu). Menjelang wafatnya beliau menyampaikan pesan yang luar biasa “Jangan Tumpahkan Darah, Sebab darah yang terpecik tak akan pernah tidur”. Beliau meninggalkan penasihat yang merupakan ulama terkenal yakni Ibnu Qudamah, Ibnu Az-Zaki Asy-Syafi’i, dan Ibnu Naja’ al-Qadiri al Hambali.